Kembali ke Pusat Artikel
Press Release Resmi
2 menit baca

Perusahaan Pengelola Aset Melawan Deforestasi melalui Aksi Penanaman 580 Pohon

Aksi Bumi

Tim Aksi Bumi

Yayasan Aksikita Untuk Bumi

Perusahaan Pengelola Aset Melawan Deforestasi melalui Aksi Penanaman 580 Pohon

Keadaan iklim di dunia yang terus memburuk akibat pemanasan global telah mencapai tahap yang diluar prediksi. Pada September 2023 tercatat kenaikan suhu sudah mencapai 1,76°C, artinya lebih tinggi dari proyeksi 1,24°C. Dimana seharusnya suhu 1,5°C baru tercapai pada 2034.

Perubahan tutupan hutan terjadi dari waktu ke waktu, diantaranya karena konversi hutan untuk pembangunan sektor non kehutanan, perambahan dan kebakaran hutan maupun kegiatan rehabilitasi hutan.

Pemantauan hutan dan deforestasi ini dilakukan pada seluruh daratan Indonesia seluas 187 juta hektar, baik di dalam kawasan hutan maupun diluar kawasan hutan, dan berdasarkan pada peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) dalam program Kebijakan Satu Peta (KSP).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyatakan bahwa wilayah Megamendung semestinya memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebanyak 55 persen dari luasnya kawasan. Namun, dengan terus berkembangnya kawasan wisata, menimbulkan kesulitan tersendiri bagi Pemkab Bogor untuk memenuhi kebutuhan RTH yang saat ini masih di bawah 50 persen.

PT PPA aksi keberlanjutan

Kontribusi Nyata oleh PPA

PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) sebagai anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa keuangan dan investasi tidak hanya memenuhi kewajiban korporasinya namun juga berkontribusi aktif dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG 13 (Perubahan Iklim) dan SDG 15 (Ekosistem Daratan). Kerja sama ini dibuktikan melalui kemitraan dengan Perum Perhutani, pemilik lahan, untuk penanaman 580 bibit pohon yang berlokasi di Bukit Luwihaja, Megamendung, Bogor, pada 18 November 2023.

Bibit pohon yang ditanam terbagi atas 400 bibit pohon pinus, 50 bibit pohon jeruk lemon, 50 bibit pohon nangka sirsak, 50 bibit pohon alpukat, dan 30 bibit jeruk limo.

PT PPA Tanam 580 pohon

Aksi keberlanjutan yang sekaligus menjadi kegiatan CSR ini dilakukan pada area seluas 1 hektar yang terletak pada petak 6c dan 6a-1 Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Cipayung Bogor yang berlokasi di Desa Megamendung, Kabupaten Bogor. Lahan tersebut merupakan area milik Perhutani, yang dalam hal ini berperan sebagai organizer aksi.

Kondisi lahan tersebut belum dimanfaatkan karena berada di sekitar kawasan wisata. Inisiatif penanaman pohon mencakup penanaman pohon produktif dengan harapan dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi di masa depan bagi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.

Publikasi Resmi Aksi Bumi

Hak Cipta © 2026 Yayasan Aksikita Untuk Bumi

Aksi Bumi

Yayasan Aksikita Untuk Bumi memfasilitasi gerakan konservasi alam berbasis bukti dan akuntabilitas data bagi korporasi dan komunitas.

Lihat Program Aksi Lapangan

Kunjungi katalog inisiatif restorasi mangrove dan reboisasi yang telah terealisasi.

Katalog Aksi Nyata

Artikel & Berita Terkait

Lihat Semua (22)
Melestarikan Pulau Burung, PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk Menanam 3.000 Mangrove
Press Release

Melestarikan Pulau Burung, PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk Menanam 3.000 Mangrove

Menjaga ekosistem mangrove di tengah ancaman rantai aktivitas penambangan Kalimantan Selatan

Oleh Tim Aksi Bumi Baca Selengkapnya
3.000 Mangrove PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk untuk Lestarikan Pulau Burung
Press Release

3.000 Mangrove PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk untuk Lestarikan Pulau Burung

Rantai aktivitas penambangan memberikan risiko ancaman terhadap lingkungan. Pulau Burung menjadi harapan.

Oleh Tim Aksi Bumi Baca Selengkapnya
Mengapa Kesepakatan “Article 6 Paris Agreement” begitu penting?
Kabar Bumi

Mengapa Kesepakatan “Article 6 Paris Agreement” begitu penting?

Kesepakatan ini menjadi game-changer bagi market global, yang terbagi menjadi 3 pendekatan yang berbeda

Oleh Tim Aksi Bumi Baca Selengkapnya